Dibina Penyuluh KUA Pattallassang, WBP Perempuan Lapas Takalar: Kami Punya Harapan Lagi

RAKYATTAKALAR.ID– Suasana Lapas Perempuan Kelas IIB Takalar setiap hari Selasa terasa berbeda. Tawa, doa, dan tangis haru mewarnai kegiatan pembinaan yang dilakukan Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Pattallassang, Kementerian Agama Kabupaten Takalar.

Kegiatan rutin ini menjadi ruang bagi Warga Binaan Pemasyarakatan atau WBP perempuan untuk kembali menemukan arah hidup dan menenangkan kondisi psikologis mereka selama menjalani masa pembinaan.

“Kami merasa sangat terbantu. Dulu pikiran kusut, sekarang jadi lebih tenang. Penyuluh agama datang bukan cuma mengajar ibadah, tapi mengembalikan harapan hidup kami,” ujar salah satu WBP perempuan Lapas Takalar, Selasa 8 September 2026.

WBP yang terjerat kasus penyalahgunaan Narkoba ini menjelaskan bahwa pembinaan selalu berlangsung dengan penuh kekeluargaan.

“Kami selalu bisa bicara dari hati ke hati. Kami merasa punya sandaran untuk berbagi keluh kesah. Para penyuluh meyakinkan kami bahwa ini bagian perjalanan hidup. Selanjutnya akan ada sesuatu yang lebih baik jika cobaan dijalani dengan ikhlas.”katanya lagi.

Program pembinaan keagamaan ini dijadwalkan rutin setiap hari Selasa. Materi yang disampaikan mencakup penguatan akidah, bimbingan baca Al-Qur’an, kajian fiqih perempuan, hingga konseling spiritual.

Penyuluh Agama Islam KUA Pattallassang hadir langsung ke dalam lapas untuk memberikan pendampingan. Pendekatan yang humanis dan kekeluargaan membuat para WBP lebih terbuka untuk bercerita dan memperbaiki diri.

“Kami tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tapi juga hadir sebagai sahabat. Banyak dari mereka yang butuh didengarkan dan dikuatkan mentalnya agar siap kembali ke masyarakat,” jelas Dra. Paolina, salah satu penyuluh KUA Pattallassang.(ky)