Antrian Panjang ke SPBU Jendral Sudirman Mulai Dikeluhkan Pelaku Usaha

RAKYATTAKALAR.ID – Antrian kendaraan untuk mengisi Bahan Bakar Minyak di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Takalar, kembali memanjang. Pada Jumat sore 11 September 2026, panjang antrian diperkirakan mencapai 2 kilometer dan memenuhi badan Jalan Poros Nasional.

Kondisi ini sudah berlangsung sejak beberapa hari terakhir dan berdampak langsung ke aktivitas warga serta pelaku usaha di sekitar SPBU.

Pantauan RAKYATTAKALAR.ID di lapangan, kendaraan roda 2 dan roda 4 mengular dari depan SPBU hingga ke beberapa ruas toko dan perkantoran. Banyak pengendara yang terpaksa memarkir kendaraannya di bahu jalan, tepat di depan sejumlah toko dan bangunan usaha lainnya untuk menunggu giliran masuk ke SPBU.

“Kami sangat dirugikan. Dari pagi sampai sore pembeli susah masuk ke toko karena jalannya tertutup antrian mobil. Parkiran pelanggan juga dipakai untuk antri BBM,” ujar salah satu karyawan toko bangunan di Jalan Jend Sudirman.

Hal senada disampaikan pelaku usaha rumah makan. Ia mengaku omzet turun drastis karena pelanggan enggan datang.

“Orang mau singgah makan, tidak bisa masuk. Jalan depan warung penuh kendaraan antri. Sudah 2 hari begini terus,” katanya.

Kemacetan sepanjang 2 kilometer ini juga menghambat arus lalu lintas di Jalan Poros Nasional yang merupakan akses utama penghubung Makassar – Jeneponto.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun Pertamina terkait penyebab memanjangnya antrian. Warga berharap ada solusi cepat, seperti pengaturan antrian, penambahan pasokan, atau jam operasional khusus agar tidak mengganggu aktivitas usaha dan arus lalu lintas.

Para pelaku usaha meminta pemerintah daerah dan aparat terkait segera turun tangan. “Kalau dibiarkan terus, kami bisa tutup. Tolong carikan jalan tengah,” tutupnya.(*)