Perayaan Maudu Lompoa Di Cikoang, Kecamatan Laikang Kabupaten Takalar

Rakyattakalar.id.Takalar- Maudu Lompoa (maulid besar) ini adalah puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan tiap tahun oleh masyarakat Cikoang. Tradisi ini sudah ada sejak abad ke-16 dan sampai sekarang tetap dipertahankan, jadi sudah jadi identitas budaya dan juga objek wisata budaya Kabupaten Takalar. Kamis,(10/9/2026)

Pusat perayaan dipusatkan di pinggir sungai Cikoang, Desa Cikoang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar. Acaranya dihadiri ribuan warga Takalar dan dari luar daerah setiap tahun.

Kalau kamu di Makassar jarak Cikoang sekitar 1,5 sampai 2 jam dari Makassar. Ramainya bukan main dan siap-siap macet di sekitar jembatan Cikoang dan bawa uang kecil buat jajan di pasar maudu Lompoa Cikoang.

Warga membuat miniatur kapal phinisi dan replika perahu julung-julung yang dihias dengan telur merah, hasil bumi, sarung warna-warni, selendang, dan pakaian. Di tahun ini kelihatan kapal-kapalnya digantung kain-kain batik pink, hijau, ungu, bendera-bendera.

Perahu hias itu diarak , ada yang dipikul rame-rame pakai bambu di jalan desa, ada juga yang tempatkan di Sungai Cikoang menggunakan perahu yang sudah dihias. Sepanjang arak-arakan ada musik gendang tradisional dan gong, warga pakai peci dan sarung. Di sekelilingnya ada pasar malam, jualan Es Dawet, songkolo, sarabba dan kain. Pemangku Adat Kerajaan Laikang bilang makna Maudu Lompoa adalah bentuk syukur yang memupuk jiwa sosial dan solidaritas. (Tuan Sore)