Presiden Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Janjikan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas

JAKARTA, RAKYATTAKALAR.ID – Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi melepas Kontingen Indonesia yang akan berlaga pada Asian Games ke-20 di Aichi-Nagoya, Jepang. Prosesi pelepasan digelar di Istana Negara, Jakarta, ju’mat (18/9/2026).

Sebanyak 432 atlet dari 35 cabang olahraga akan membawa nama Merah Putih pada ajang olahraga terbesar se-Asia yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Pelepasan ditandai dengan penyerahan Bendera Merah Putih oleh Presiden kepada atlet panjat tebing Veddriq Leonardo, peraih emas Olimpiade Paris 2024.

Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet yang terpilih dari ratusan juta rakyat Indonesia.

“Berarti saudara untuk mencapai puncak ini saudara-saudara sudah berjuang keras. Jadi saya ucapkan selamat, selamat berangkat, selamat mewakili negara dan bangsa, selamat berjuang,” ujar Prabowo.

Presiden menitipkan pesan agar atlet tidak sekadar bertanding, tetapi menunjukkan karakter bangsa. “Wakili bangsa kita, tunjukkan bahwa anak-anak Indonesia itu tangguh, semangat, tidak mengenal menyerah,” katanya.

Presiden juga mengumumkan bonus Rp3 miliar bagi setiap atlet peraih medali emas nomor perorangan. Angka ini naik signifikan dibanding bonus SEA Games yang sebesar Rp1 miliar.

“Saya diberi laporan oleh Pak Erick Thohir, ‘Pak, untuk SEA Games medali emas dapat Rp1 miliar.’ Tapi ini Asian Games, medali emas Rp3 miliar,” ujar Prabowo yang disambut tepuk tangan atlet.

Menpora Erick Thohir menjelaskan bonus Rp3 miliar dikhususkan untuk emas perorangan, sementara untuk nomor ganda/beregu serta peraih perak dan perunggu akan ada mekanisme perhitungan tersendiri.

Selain bonus finansial, Presiden juga menjanjikan percepatan karier dan kenaikan pangkat bagi atlet dan pelatih yang berstatus TNI/Polri, serta perhatian khusus bagi seluruh peraih medali. “Kita jangan pelit. Kalau baik, kita beri penghormatan,” tegasnya.

Prabowo juga menyampaikan tiga rumus menjadi juara yang ia kutip dari seorang pelatih olimpiade, yakni latihan, latihan, latihan. Ia mencontohkan atlet equestrian Riko Ganda Febryanto yang tetap bertanding meski cedera tulang rusuk demi kehormatan bangsa.

“Negara dan bangsa menanti prestasimu dan ingin mendengar lagu kebangsaan kita dikumandangkan di tanah air asing,” tutup Presiden.

Sejumlah tim seperti bola basket dan anggar telah berangkat lebih awal ke Jepang melalui Surabaya dengan transit di Singapura akibat penyesuaian rute dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kontingen Indonesia didampingi CdM untuk memastikan kebutuhan nonteknis seperti tempat tinggal dan transportasi terpenuhi selama di Jepang.